Minggu, 29 Desember 2013

PENGARUH STATUS SOSIAL TERHADAP SIKAP SESEORANG


Pada dasarnya setiap manusia dilahirkan sama. Namun,yang membedakan seseorang hanya berdasarkan gender dan status sosial saja. Adakalanya seseorang merasa beruntung karena terlahir dari seseorang yang secara status sosial memiliki penghasilan dan berkehidupan yang lebih dari cukup. Dan sebaliknya, tidak sedikit manusia yang merasa bahwa berkehidupan tidak cukup dan serba kekurangan, sehingga mereka harus bekerja keras untuk mendapatkan kehidupan yang layak seperti orang-orang.
Seiring berkembangnya zaman dan teknologi yang semakin maju, banyak yang salah menyalahgunakan harta dan tahta. Mereka yang mempunyai banyak uang justru menghambur-hamburkannya dengan bersenang-senang dan membeli barang mewah. Semua kebutuhan anggota keluarga mereka akan dipenuhi dengan mudahnya. Dan seorang anak yang berusia dibawah umur pun juga dapat menikmati fasilitas orang tuanya, sepeti gadget, pakaian mahal, dan kendaraan yang berharga sangat fantastis. Tidak dapat dipungkiri, kebebasan yang diberikan orang tua dapat membawa masalah. Tidak sedikit anak yang berusia dibawah umur diizinkan untuk mengendarai kendaraannya sendiri oleh orang tuanya, yang pada akhirnya berakibat pada kecelakaan yang membahayakan diri sendiri dan tentunya merugikan orang lain.
Sebenarnya kembali ke diri sendiri, bahwa pada dasarnya kita harus bersyukur dengan apa yang telah kita miliki. Jika kita diberi harta yang berlebih maka sebaiknya digunakan dengan sebaik-baiknya dan tidak perlu dihambur-hamburkan. Kita harus ingat bahwa diluar sana banyak orang yang lebih membutuhkan dan ada baiknya jika kita bersedekah. Di balik itu kita juga akan mendapatkan pahala jika memberikannya dengan ikhlas. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar